Sarapan Pagi Yang Benar, dan Yang Salah
Pemerintah Indonesia menyatakan kalau tanggal 14-20 Feb akan jadi PEkan SArapan Nasional atau disingkat PESAN.
Kenapa kok sarapan aja dibuat perayaan? Ini alasannya....
Karena banyak orang yg belum tau kalau sarapan itu sebenernya saat makan yang paling penting.
Cuman gini…… buat orang Indonesia (termasuk ibu saya juga sih sebenernya), makan pagi yang penting itu artinya harus makan nasi. Atau makan berat kayak roti, mie, dll. Katanya ibu saya sih buat tenaga seharian.
Ternyata gak bener. Nah sekarang kita akan ngebahas makan pagi itu yang bener itu kayak gimana. Dan kita belajar juga kenapa cara sarapan menurut ibu saya tadi (dan banyak ibu2 lain juga), ternyata gak bener.
Pada dasarnya ada 2 macam sarapan yang salah:
1. Yang gak pernah sarapan
2. Yang sarapan pakai makanan yang mengandung index glikemik tinggi seperti nasi, roti, mie, cereal, bubur, lontong.
Kali ini kita akan ngebahas dulu yang pertama. Yaitu orang-orang yang gak pernah sarapan.
Baca ini juga: Makanan sehat itu sebenar nya kayak gimana sih?
Mereka biasanya alasannya karena sibuk, gak sempat, atau buru-buru harus berangkat kerja atau ada juga yang bilang kalau emang dari dulu gak pernah makan kalau pagi. Tapi ada juga yg punya keyakinan kalau mau diet ya jangan makan. Nah, kenapa gak sarapan malah salah?
Badan kita itu terdiri dari trilyunan sel. Dan tiap sel di badan kita perlu nutrisi yang baik. Di pagi hari, pada dasarnya kita udah berpuasa gak makan selama sekitar 10-12 jam dari sejak terakhir makan malam.
Artinya, di pagi hari badan kita itu justru perlu nutrisi yang terbaik. Tapi apa yang terjadi kalau kita gak makan? Yang pertama, karena gak ada makanan yang masuk, kadar gula kita akan drop dan turun dibawah normal. Orang yg kadar gulanya rendah akan ngerasa loyo, kurang energi, dan biasanya akan nyari sesuatu yang manis (atau karbohidrat) supaya bisa “seger” lagi.
Jadi orang seperti ini emang sih pas pagi gak makan apa-apa, tapi sampai di kantor sekitar jam 9 pagi, mereka makan apa yang ada di kantor. Contohnya makan donut, minum kopi, cemilan, makan bubur ayam atau lontong sayur, roti dan makanan lain yang berkarbohidrat tinggi.
Waktu mereka makan makanan ini, mereka cepet ngerasa “segar” karena kadar gula yang naik mendadak. Tapi gak lama, mungkin sekitar 1-2 jam kemudian, kadar gula mereka akan nge-drop lagi dan mereka akan ngerasa laper lagi. Dan biasanya mereka akan ngemil lagi.
Siklus ini terjadi berulang-ulang, termasuk makan siang, kebanyakan orang akan makan makanan yang berkarbohidrat tinggi, yang akhirnya membuat mereka ngemil jam 3 sore.
Karena mereka selalu ngemil dan makan, ujung-ujungnya mereka akan punya masalah dengan obesitas dan masalah kesehatan seperti diabetes dan masalah jantung.
Dan itu semua dimulai dari karena mereka gak pernah sarapan!
Di postingan yang berikutnya, kita akan belajar apa yang terjadi kalau anda sarapannya berkarbohidrat tinggi seperti nasi, roti, mie, lontong dsb.
Nah anda biasanya sarapan apa?
http://bit.ly/1sx8Acz


No comments:
Post a Comment